BAB 10
LINGKUNGAN
(PERUBAHAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN)
A. Perubahan Lingkungan
Perubahan lingkungan dapat
terjadi karena berbagai faktor baik faktor alam maupun faktor manusia. Faktor alam yang menyebabkan kerusakan
lingkungan meliputi gempa bumi, letusan gunung berapi, dan kemarau panjang.
Akan tetapi, setelah bencana alam tersebut berakhir hal yang terjadi adalah
pembentukan kembali komunitas seperti keadaan semula. Proses suatu lingkungan
yang mengalami kerusakan atau dari rusak menjadi baik seperti keadaan semula
disebut suksesi. Faktor manusia meliputi membuang sampah/limbah sembarangan dan
pemnggundulan hutan. Hal tersebut dapat mengakibatkan banjir karena hutan telah
gundul dan longsor. Sampat/limbah yang dibuang sembarangan dapat menyebabkan
berbagai penyakit.
B.
Macam-macam
Pencemaran
1.
Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah dapat disebabkan karena penimbunan
sampah anorganik dan organik pada berbagai tempat secara
sembarangan. Sampah anorganik tidak
dapat diuraikan. Agar sampah tersebut tidak menjadi bahan pencemar maka
sebaiknnya sampah anorganik tersebut
didaur ulang. Berbeda dengan akibat pembuangan sampah organik secara
sembarangan yaitu dapat menyebabkan bau busuk dan menimbulkan berbagai
penyakit. Sampah organik sebaiknya
diolah menjadi makanan ternak atau kompos agar tidak sia-sia dan mencemari
lingkungan.
Tanah dapat menjadi tidak subur jika berebagai sampah
lain seperti oli, detergen dan pestisida berserakan di berbagai permukaan tanah.
Hal tersebut dapat menurunkan pH tanah yang menyebabkan banyak unsur hara yang
tidak dapat diserap tanah dan berbagai tumbuhan tidak dapat tumbuh.
2.
Pencemaran Air
Air di lingkungan biasanya digunakan untuk minum,
mandi, mencuci dan membersihkan berbagai hal. Pencemaran air dapat terjadi di
lingkungan rumah tanggga maupun di lingkungan industri. Polutan (bahan pencemar
air) dibedakan menjadi:
-
Logam
berat seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), merkuri (Hg), krominum (Cr), dan
logam toksik lainnya dapat berbahaya bagi makhluk hidup di dalamnya.
-
Limbah
anorganik seperti pupuk (pestisida) yang berlebihan dapat mencemari air
tanah dan membunuh berbagai organisme tanah. Selain itu pencemaran limbah
anorganik juga dapat menyebabkan pertumbuhan alha di perairan sangat cepat yang
sering disebut blooming alga.
-
Limbah
organik baik dari rumah tangga atau industri . Sampah organik yang busuk
dapat menyebabkan pengendapan (sedimentasi) sehingga dapat mengurangi kadar
oksigen di dalam air. Apabila suatu perairan kekurangan oksigen makan organisme
di dalamnya dapat terhambat pertumbuhannya bahkan dapat mengalami kematian.
3.
Pencemaran
Udara
Udara dapat dikatakan tercemar jika mengandung
berbagai gas-gas yang berasal dari bahan buangan seperti berikut ini:
-
Sulfur
dioksida (SO2), gas ini juka
terlalu tinggi di udara dapat menyebabkan udara menjadi tidak stabil dan bereaksi dengan air di udara
dan mengakibatkan hujan asam. Jika hujan asam terjadi dapat menyebabkan korisi
(karat) pada berbagai jenis logam khususnya besi dan kematian pada organisme di
permukaan bumi yang tidak tahan pada kondisi asam.
-
Karbon
monoksida (CO) dan Karbondioksida (CO2),
zat ini apabila jumlahnya terlalu banyak di udara dapat menyebabkan penipisan
lapisan ozon yang nantinya bisa membuat kenaikan suhu bumi atau sering disebut
pemanasan global.
-
Chloro
fluoro carbon (CFC), gas ini biasanya dihasilkan dari alat pendingan AC (Air Conditioning), lemari pendingan,
penyemprot aerosol, proses pembuatan karet busa dan lain-lain.Gas ini jika
banyak di udara akan menyebabkan penipisan lapiran ozon dan pemanasan global.
Jika lapiran ozon semakin tipis dan cahaya matahari lebih panas dapat
menyenbabkan berbagai penyakit kulit termasuk gatal-gatal dan kanker.
4.
Pencemaran Suara
Pencemaran suara dapat dikatakan terjadi jika
suara/kebisingan mencapai lebih dari ± 10.000 db. Pencemaran suara dapat
disebabkan oleh kendaraan bermotor, mesin industri, mesin gergaji, bom, tembkan
dan lainnya. Polusi suara ini dapat menyebabkan kerusakan pada alat
pendengaran.
C.
Pelestarian
Lingkungan
Pelestarian lingkungan dapat di
lakukan dengan berbagai cara baik
pencegahan maupun penanggulngan. Berbagai cara tersebut yaitu:
-
Daur
Ulang
Limbah plastik, alumunium, besi bahkan organik dapat memiliki manfaat yang tinggi dari pada dibuang ke lingkungan.
-
Pengolahan
logam berat sebelum dibuang ke lingkungan
-
Reboisasi
adalah penghijauan/penanaman hutan kembali.
Tugas 3 (dijawab paling lambat
sebalum tanggal 23 Mei 2020)
Tuliskan salah satu masalah pencemaran lingkungan di daerahmu dan cara
penanggulangannya menurut pendapat kamu di kolom komentar!
(jangan lupa sebalum menjawab sertakan nama dan kelas)






